Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 30 Jan 2026 14:09 WIB ·

H. Murjani: Polri di Bawah Presiden Adalah Amanat Konstitusi


 H. Murjani: Polri di Bawah Presiden Adalah Amanat Konstitusi Perbesar

Samarinda — Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Timur, H. Murjani, S.H.I., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, pengaturan tersebut merupakan bagian penting dari sistem ketatanegaraan yang bertujuan menjaga stabilitas nasional serta menjamin profesionalisme institusi kepolisian.

H. Murjani menegaskan bahwa secara konstitusional Polri memang dirancang berada di bawah Presiden sebagai kepala pemerintahan. Posisi ini dinilai mampu menjaga independensi Polri dari kepentingan sektoral, sekaligus memastikan efektivitas koordinasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polri di bawah Presiden RI adalah amanat undang-undang. Dengan posisi tersebut, Polri dapat bekerja secara profesional, netral, dan fokus pada kepentingan bangsa dan negara,” ujar H. Murjani dalam keterangannya di Samarinda.

Ia menilai wacana yang mengarah pada penempatan Polri di bawah kementerian tertentu berpotensi memperpanjang birokrasi serta melemahkan daya respons kepolisian dalam menghadapi tantangan keamanan yang dinamis. Karena itu, struktur yang ada saat ini perlu dipertahankan dan diperkuat.

Sebagai pimpinan organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama, H. Murjani juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas Polri. Menurutnya, kehadiran Polri yang adil, santun, dan dekat dengan masyarakat akan memperkuat kepercayaan publik.

“Penguatan Polri tidak hanya soal struktur kelembagaan, tetapi juga pembinaan moral, integritas, dan pelayanan yang berkeadilan. Di sinilah peran penting Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” tegasnya.

PW GP Ansor Kalimantan Timur, lanjut H. Murjani, siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga persatuan, merawat kebhinekaan, serta menciptakan situasi keamanan yang kondusif di wilayah Kalimantan Timur.

Ia berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas, sehingga mampu menjadi institusi yang dicintai dan dipercaya masyarakat, sekaligus tetap kokoh sebagai alat negara di bawah Presiden Republik Indonesia.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

FPK Kaltim Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas Daerah: “Kaltim Rumah Kita Bersama”

19 Mei 2026 - 13:18 WIB

Ketua PCNU Kubar: Sampaikan Aspirasi dengan Santun dan Bermartabat

16 Mei 2026 - 12:07 WIB

May Day 2026, Disnaker Kaltim Fasilitasi Aspirasi Buruh Lewat Dialog Tanpa Demonstrasi

30 April 2026 - 18:15 WIB

Anev Polda Kaltim Bahas Pengamanan May Day hingga Ketahanan Pangan

28 April 2026 - 12:53 WIB

Syaharie Jaang Apresiasi Aksi Damai, Polda Kaltim Dinilai Humanis Kawal Aspirasi

22 April 2026 - 08:21 WIB

Ketua Mafindo Samarinda Ingatkan Bahaya Hoaks, Masyarakat Diminta Lebih Kritis

19 April 2026 - 13:26 WIB

Trending di Berita