Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 30 Jan 2026 12:55 WIB ·

H. Musadi Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI dan Presisi


 H. Musadi Tegaskan Dukungan Polri di Bawah Presiden RI dan Presisi Perbesar

Samarinda — Sekretaris Jenderal Ikatan Kerukunan Madura (IKM) Provinsi Kalimantan Timur, H. Musadi, SH, menyatakan dukungan penuh terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia, sekaligus mengapresiasi implementasi program Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang terus diperkuat di tubuh kepolisian.

Menurut H. Musadi, posisi Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan amanat konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang bertujuan menjaga independensi, profesionalisme, serta efektivitas institusi kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum, pemeliharaan keamanan dan ketertiban, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Penempatan Polri di bawah Presiden RI adalah bentuk penguatan kelembagaan agar Polri dapat bekerja secara profesional, netral, dan fokus melayani kepentingan masyarakat luas,” ujar H. Musadi dalam keterangannya di Samarinda.

Ia menilai, di tengah dinamika sosial dan tantangan keamanan yang semakin kompleks, Polri membutuhkan ruang gerak yang cepat dan responsif. Oleh karena itu, wacana menempatkan Polri di bawah kementerian tertentu dinilai kurang tepat karena berpotensi memperpanjang birokrasi dan menghambat efektivitas kinerja kepolisian.

Lebih lanjut, H. Musadi mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam mendorong transformasi Polri melalui program Presisi. Menurutnya, pendekatan Presisi telah memberikan arah yang jelas bagi reformasi internal Polri, khususnya dalam peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam penegakan hukum.

“Presisi adalah langkah nyata untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat. Pendekatan yang humanis, terbuka, dan berkeadilan harus terus dijaga agar kepercayaan publik semakin meningkat,” tegasnya.

Sebagai organisasi kemasyarakatan yang menjunjung tinggi persatuan dan kerukunan, Ikatan Kerukunan Madura Provinsi Kalimantan Timur, lanjut H. Musadi, berkomitmen mendukung upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan iklim sosial yang kondusif di wilayah Kalimantan Timur.

Ia berharap Polri terus konsisten memperkuat integritas personel, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengedepankan nilai-nilai Presisi dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga Polri benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh PGI dan API Kukar Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Persatuan, Kaltim Harus Tetap Damai

16 April 2026 - 16:11 WIB

Tokoh Dayak Kaltim Serukan Jaga Kondusivitas, Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Aman dan Tertib

16 April 2026 - 15:34 WIB

Abdulloh Pilih Jalur Damai, Ingatkan Pentingnya Kondusivitas Kaltim Jelang Aksi 21 April

14 April 2026 - 15:19 WIB

Alasan di Balik Rapat Kaltim di Jakarta, Sekda Angkat Bicara

13 April 2026 - 13:44 WIB

Pemprov Kaltim Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Jalan Meski Bantuan BPJS Disesuaikan

13 April 2026 - 12:48 WIB

Pemprov Kaltim Luruskan Isu Anggaran Rp25 Miliar, Renovasi Cakup Sejumlah Fasilitas Pemerintahan

13 April 2026 - 11:25 WIB

Trending di Nasional