Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 29 Jan 2026 09:19 WIB ·

Karyadi SH MH: Polri Profesional Kunci Stabilitas dan Pembangunan Daerah


 Karyadi SH MH: Polri Profesional Kunci Stabilitas dan Pembangunan Daerah Perbesar

Penajam Paser Utara – Ketua PDKT (Persekutuan Dayak Kalimantan Timur) Kabupaten Penajam Paser Utara, Karyadi, SH, MH, menyatakan dukungan tegas terhadap keberlanjutan reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan tetap menempatkan institusi tersebut di bawah komando langsung Presiden Republik Indonesia.

Dalam keterangannya kepada awak media, Karyadi menegaskan bahwa posisi Polri di bawah Presiden merupakan amanat konstitusi yang sejalan dengan prinsip negara hukum dan sistem pemerintahan presidensial yang dianut Indonesia.

“Menempatkan Polri di bawah Presiden adalah bentuk peneguhan konstitusi serta upaya menjaga profesionalisme dan netralitas institusi kepolisian,” ujar Karyadi, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, wacana penarikan Polri ke bawah kementerian atau lembaga lain justru berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan serta membuka ruang intervensi kepentingan sektoral yang dapat melemahkan independensi Polri sebagai alat negara.

“Polri harus berdiri di atas semua golongan dan kepentingan. Jika berada di bawah kementerian tertentu, maka ada risiko institusi ini terseret kepentingan politik jangka pendek,” tegasnya.

Sebagai praktisi hukum, Karyadi menilai bahwa keberadaan Polri yang kuat, netral, dan profesional sangat penting dalam menjamin kepastian hukum, perlindungan hak-hak warga negara, serta stabilitas keamanan nasional, khususnya di daerah strategis seperti Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Keamanan yang stabil adalah fondasi utama pembangunan daerah. Polri yang memiliki garis komando jelas di bawah Presiden akan lebih efektif dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” jelasnya.

PDKT Kabupaten PPU, lanjut Karyadi, berkomitmen mendukung reformasi Polri yang berkelanjutan dengan mendorong peningkatan integritas, akuntabilitas, serta pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

“Reformasi Polri harus diarahkan untuk memperkuat institusi demi kepentingan rakyat dan negara. Kami mendukung penuh Polri yang profesional, modern, dan tetap berada di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia,” pungkasnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Siber Polda Metro Jaya, Diduga Sebarkan Konten Provokasi Kekerasan

1 September 2026 - 10:25 WIB

260 Personel BKO Dikerahkan Polda Kaltim untuk Tangani Karhutla di Lima Wilayah

31 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Kapolda Kaltim Perketat Pencegahan Karhutla, Pelaku Pembakaran Terancam Hukuman Berat

31 Agustus 2026 - 10:11 WIB

H. Viktor Yuan Tegaskan DAD Kaltim Tak Pernah Dorong Pemisahan dari NKRI

19 Agustus 2026 - 22:33 WIB

Dirintelkam Polda Kaltim Ajak Warga Papua Jaga Persatuan dan Kondusivitas Kaltim

15 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Polri Perkuat Respons Gempa NTT, Kapolda Turun Langsung dan Mabes Kerahkan Personel

15 Agustus 2026 - 18:59 WIB

Trending di Berita