Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 30 Jan 2026 14:54 WIB ·

Ketua Ikawangi Bontang Dukung Polri di Bawah Presiden sebagai Wujud Kendali Sipil


 Ketua Ikawangi Bontang Dukung Polri di Bawah Presiden sebagai Wujud Kendali Sipil Perbesar

Bontang — Ketua Ikatan Warga Banyuwangi (Ikawangi) Kota Bontang, H. Sukmo Raharjo, menyatakan dukungan terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia sebagai bentuk nyata penerapan kendali sipil dalam negara demokrasi.

Menurut H. Sukmo Raharjo, penempatan Polri di bawah Presiden merupakan desain konstitusional yang sangat penting untuk memastikan bahwa institusi kepolisian tetap berada dalam koridor demokrasi, tunduk pada otoritas sipil, serta bekerja demi kepentingan rakyat dan negara.

“Dalam negara demokrasi, institusi keamanan harus berada di bawah kendali sipil. Polri di bawah Presiden adalah bentuk pengawasan tertinggi oleh pemimpin yang dipilih rakyat secara demokratis,” ujar H. Sukmo Raharjo di Bontang.

Ia menegaskan bahwa posisi tersebut tidak hanya menjaga profesionalisme dan independensi Polri, tetapi juga mencegah dominasi kepentingan sektoral jika kepolisian ditempatkan di bawah kementerian tertentu. Menurutnya, jalur komando langsung kepada Presiden justru memperkuat akuntabilitas dan efektivitas kerja Polri.

Lebih lanjut, H. Sukmo Raharjo menilai bahwa Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta penegakan hukum yang berkeadilan. Oleh karena itu, penguatan institusi Polri harus dilakukan melalui reformasi berkelanjutan, peningkatan integritas personel, dan pelayanan publik yang humanis, bukan dengan mengubah posisi kelembagaan yang telah diatur konstitusi.

“Yang kita butuhkan adalah Polri yang profesional, transparan, dan dipercaya masyarakat. Itu hanya bisa terwujud jika Polri bekerja di bawah sistem demokrasi yang sehat dengan kendali sipil yang kuat,” tegasnya.

Sebagai pimpinan organisasi kemasyarakatan, H. Sukmo Raharjo menegaskan bahwa Ikawangi Kota Bontang siap bersinergi dengan Polri dalam menjaga keamanan lingkungan, memperkuat persatuan sosial, serta menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia berharap Polri terus menjaga netralitas, menjunjung supremasi hukum, serta mengedepankan keadilan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan sebagai pelindung dan pengayom rakyat dalam sistem demokrasi Indonesia.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh PGI dan API Kukar Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Persatuan, Kaltim Harus Tetap Damai

16 April 2026 - 16:11 WIB

Tokoh Dayak Kaltim Serukan Jaga Kondusivitas, Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Aman dan Tertib

16 April 2026 - 15:34 WIB

Abdulloh Pilih Jalur Damai, Ingatkan Pentingnya Kondusivitas Kaltim Jelang Aksi 21 April

14 April 2026 - 15:19 WIB

Alasan di Balik Rapat Kaltim di Jakarta, Sekda Angkat Bicara

13 April 2026 - 13:44 WIB

Pemprov Kaltim Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Jalan Meski Bantuan BPJS Disesuaikan

13 April 2026 - 12:48 WIB

Pemprov Kaltim Luruskan Isu Anggaran Rp25 Miliar, Renovasi Cakup Sejumlah Fasilitas Pemerintahan

13 April 2026 - 11:25 WIB

Trending di Nasional