Menu ✖

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 8 Mei 2025 10:00 WIB ·

Ketua JMSI Kaltim Ajak Insan Pers Jaga Kondusivitas dan Jadi Penyampai Informasi yang Mencerahkan


 Ketua JMSI Kaltim Ajak Insan Pers Jaga Kondusivitas dan Jadi Penyampai Informasi yang Mencerahkan Perbesar

SAMARINDA– Momen peringatan Hari Pers Sedunia pada 3 Mei 2025 dimaknai sebagai momentum penting untuk memperkuat peran media dalam menjaga stabilitas sosial dan menyajikan informasi yang bertanggung jawab.

Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kalimantan Timur, Muhammad Sukri, mengajak seluruh insan pers di Benua Etam agar terus menjaga marwah jurnalistik dengan menyampaikan berita yang menyejukkan dan mengedukasi publik.

“Kami mengajak seluruh insan pers yang ada di Kalimantan Timur untuk menjaga kondusifitas agar berita-berita yang disajikan menjadi informasi yang menyejukkan, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan dan hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Sukri.

Ia menegaskan, media memiliki tanggung jawab besar sebagai pilar keempat demokrasi dan corong informasi masyarakat. Karena itu, setiap produk jurnalistik yang diterbitkan harus mampu menangkal penyebaran berita negatif serta memperkuat kepercayaan publik terhadap media.

“Momentum Hari Pers Sedunia ini seharusnya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pers tetap menjadi pilar demokrasi keempat dan penyambung lidah masyarakat. Untuk itu, kami berharap kepada seluruh jajaran media, khususnya yang tergabung di JMSI Kaltim, untuk menjaga marwah pers,” katanya.

Sukri juga menekankan pentingnya menyampaikan informasi yang sesuai dengan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan, agar masyarakat tidak disesatkan oleh informasi yang menyesatkan atau bersifat provokatif.

“Kami berharap apa yang disampaikan, diberitakan, dan disajikan oleh media benar-benar menjadi informasi yang dibutuhkan masyarakat. Masyarakat harus merasa senang dan tenang dengan informasi yang mereka terima,” tutupnya.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PP KMHDI Desak Pemerintah Evaluasi Distribusi BBM di Sejumlah Wilayah Indonesia

17 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Aji Mulyadi Ingatkan Tokoh Adat Kalimantan, Jangan Mau Diadu Domba demi Kepentingan Pribadi

14 Oktober 2026 - 20:50 WIB

LPAP PPU Tegaskan Tindakan Provokatif Bukan Representasi Masyarakat Adat Paser

14 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Ketua Majelis Adat Paser PPU Bahrani Imbau Masyarakat Kedepankan Musyawarah, Jangan Bawa Persoalan Pribadi ke Ranah Adat

14 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Warga Tinggalkan Bukit Soeharto Secara Sukarela Usai Mediasi dengan OIKN

27 September 2026 - 18:19 WIB

Gerak Cepat Polsek Samboja dan Tim Gabungan Tangani Karhutla di Bukit Merdeka

23 September 2026 - 10:12 WIB

Trending di Berita