Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 21 Mei 2025 07:09 WIB ·

Tol Samarinda-Bontang Ditarget Mulai Dibangun 2028, Masuk Prioritas RPJMD Kaltim


 Tol Samarinda-Bontang Ditarget Mulai Dibangun 2028, Masuk Prioritas RPJMD Kaltim Perbesar

Samarinda – Mimpi panjang itu akhirnya perlahan menampakkan wujudnya. Jalan tol yang menghubungkan Samarinda dan Bontang, dua kota penting di Kalimantan Timur (Kaltim), kini resmi masuk dalam daftar prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kaltim 2025–2029.

Tak sekadar wacana, dokumennya sudah siap. Pemerintah pusat telah menyelesaikan perencanaan teknis. Kini, tinggal satu tahapan krusial yang menjadi tugas pemerintah provinsi: pembebasan lahan.

“Perencanaannya sudah disiapkan semua oleh Pemerintah Pusat dan semua sudah ada dokumennya. Tinggal pendataan pembebasan lahan. Tahun ini, itu yang kami laksanakan,” kata Yusliando, Kepala Bappeda Kaltim, saat ditemui usai Musrenbang RPJMD Bontang 2025–2029, Senin (19/5/2025).

Tol Samarinda–Bontang, atau yang akrab disebut Tol Sambo, akan menjadi jalur vital baru yang mempercepat konektivitas antarwilayah di Benua Etam.

Rencananya, proyek fisik akan dimulai pada 2028 atau 2029, dengan estimasi anggaran fantastis: Rp15 triliun.

Jaraknya lebih panjang dibanding Tol Balikpapan–Samarinda (Balsam). Tapi manfaatnya tak kalah besar.

Selain memangkas waktu tempuh, Tol Sambo juga mendukung mobilitas ekonomi di kawasan industri dan pelabuhan, serta menopang akses ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang terus dibangun.

“Jalur ini akan menjadi tulang punggung konektivitas antarbandara utama di Kalimantan Timur. Dan tentunya mendukung akses langsung ke IKN,” jelas Yusliando.

Kini langkah cepat Pemprov Kaltim untuk menyelesaikan proses awal: mendata, memverifikasi, dan menyiapkan pembebasan lahan.

Jika rencana ini berjalan sesuai skenario, maka dalam waktu kurang dari lima tahun ke depan, Kaltim akan punya satu lagi jalur tol strategis yang mengubah peta transportasi darat di wilayah timur Indonesia.

Bontang pun akan lebih dekat ke Samarinda. Samarinda lebih dekat ke IKN. Dan Kalimantan Timur, satu langkah lebih dekat menjadi gerbang utama ekonomi nasional dari timur.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tokoh PGI dan API Kukar Ajak Masyarakat Jaga Keamanan dan Persatuan, Kaltim Harus Tetap Damai

16 April 2026 - 16:11 WIB

Tokoh Dayak Kaltim Serukan Jaga Kondusivitas, Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Aman dan Tertib

16 April 2026 - 15:34 WIB

Abdulloh Pilih Jalur Damai, Ingatkan Pentingnya Kondusivitas Kaltim Jelang Aksi 21 April

14 April 2026 - 15:19 WIB

Alasan di Balik Rapat Kaltim di Jakarta, Sekda Angkat Bicara

13 April 2026 - 13:44 WIB

Pemprov Kaltim Pastikan Layanan Kesehatan Tetap Jalan Meski Bantuan BPJS Disesuaikan

13 April 2026 - 12:48 WIB

Pemprov Kaltim Luruskan Isu Anggaran Rp25 Miliar, Renovasi Cakup Sejumlah Fasilitas Pemerintahan

13 April 2026 - 11:25 WIB

Trending di Nasional