KUTAI KARTANEGARA — Ketua Dewan Pembina Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) sekaligus Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Timur, Dr. Syaharie Jaang, SH, MH, MSi, mengajak masyarakat Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), untuk menahan diri dan bersama-sama menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul aksi massa yang terjadi di wilayah Desa Bila Talang, Kecamatan Tabang, Sabtu (8/8/2026) pagi. Situasi sempat memanas hingga terjadi perusakan dan pembakaran sejumlah rumah.
Peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan insiden yang sebelumnya disebut sebagai kecelakaan. Dalam perkembangannya, muncul dugaan adanya tindakan pengeroyokan yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.
Menanggapi kejadian tersebut, Syaharie Jaang menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.
“Saya Dr. Syaharie Jaang, SH, MH, MSi selaku Ketua Dewan Pembina Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT) serta Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Kalimantan Timur mengucapkan turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya korban dalam insiden yang terjadi di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara,” ujar Jaang.
Jaang secara khusus mengimbau masyarakat yang berada di Kampung Baru, Kecamatan Tabang, agar tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk situasi.
Ia meminta masyarakat memberikan kepercayaan kepada aparat penegak hukum untuk mengusut perkara tersebut dan mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang terbukti terlibat.
“Saya mengajak dan mengimbau kepada masyarakat yang berada di Kampung Baru, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara untuk bersama-sama menjaga kondisi yang kondusif di daerah kita. Kita berharap secepatnya aparat penegak hukum dari Polres Kutai Kartanegara dan Polsek Tabang menangkap para pelaku,” tegasnya.
Menurut Jaang, persoalan yang terjadi harus diselesaikan melalui jalur hukum. Masyarakat diminta tidak mengambil tindakan sendiri yang justru dapat menimbulkan persoalan baru.
“Oleh sebab itu, berikan kesempatan dan percaya kepada aparat penegak hukum untuk melakukan kerja yang cepat sehingga situasi yang saat sekarang kurang kondusif menjadi kondusif,” lanjutnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum diketahui kebenarannya. Seluruh pihak diharapkan mengedepankan ketenangan, persatuan, dan keamanan bersama.
“Mari kita jaga bersama Tabang kondusif, kita jaga bersama Kutai Kartanegara dan Kalimantan Timur kondusif,” tutup Jaang.
Seruan tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat agar mengutamakan penyelesaian melalui mekanisme hukum. Dengan situasi yang kondusif, aparat penegak hukum diharapkan dapat bekerja secara optimal untuk mengungkap fakta dan menangani pihak-pihak yang bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku.
Jaang juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak memperluas konflik dan menjaga kerukunan antarmasyarakat demi terciptanya keamanan di Tabang, Kutai Kartanegara, dan Kalimantan Timur.
















Tinggalkan Balasan