Menu

Mode Gelap
Beredar Diduga Rekaman Percakapan Ridwan Kamil Dengan Lisa Mariana, Bahas Tes DNA Anak TNI dan Kekerasan: Peradilan Militer Dituding Tak Beri Efek Jera Toleransi Sebagai Pondasi Persatuan, GMKI Samarinda Serukan Aksi Nyata Akademisi Dukung Komitmen Polri dalam Penyelidikan serta Penyidikan Pilkada 2024 Semakin Dekat, Peradah Kaltim Meminta Masyarakat Tetap Bersatu di Tengah Perbedaan

Berita · 8 Feb 2024 14:07 WIB ·

Dua Guru Besar Unmul Deklarasikan Pemilu Damai 2024 pada Silaturrahmi Forum Guru Besar Indonesia 


 Dua Guru Besar Unmul Deklarasikan Pemilu Damai 2024 pada Silaturrahmi Forum Guru Besar Indonesia  Perbesar

JAKARTA – Dua Guru Besar Universitas Mulawarman (Unmul) menghadiri Forum Guru Besar Indonesia (FGBI) untuk silaturahmi dan mendeklarasikan Pemilu Damai 2024 di Jakarta pada Kamis (8/2).

Dua Guru Besar Unmul tersebut yakni Prof. Dr. Oec. Troph. Ir. Krisna Purnawan Candra M.S, dan Prof. Dr. Jiuhardi MM. Deklarasi ini dibuat sebagai respon atas situasi politik yang memanas menjelang pesta demokrasi tahun depan.

Pada forum tersebut membuahkan kesepakatan berupa maklumat yang dihasilkan dengan menekankan beberapa poin penting:

1. Kepentingan Bangsa di Atas Segala-galanya:

Semua elemen bangsa harus mengedepankan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara di atas kepentingan pribadi, golongan, dan partisan.

2. Narasi Santun dan Menyejukkan:

Civitas akademika, cendekiawan, dan tokoh masyarakat diimbau untuk menyampaikan pemikiran dengan narasi yang santun dan menyejukkan, serta menghindari provokasi yang dapat menyulut konflik sosial.

3. Sukseskan Pemilu 2024:

FGPI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyukseskan Pemilu 2024 agar menghasilkan pemimpin yang nasionalis, demokratis, dan berkomitmen untuk rakyat.

4. Hargai Hasil Kesepakatan Bersama:

FGPI mengingatkan bahwa protokol Pemilu 2024 adalah hasil proses bersama yang harus dihargai. Pengawasan dan pengawalan terhadap pelaksanaan protokol perlu dilakukan dengan sebaik-baiknya.

5. Buka Lembaran Baru:

FGPI mengajak semua pihak untuk membuka lembaran baru dan fokus mengawal Pemilu 2024 yang Luber dan Jurdil.

6. Kawal Demokrasi dan Pemerintahan Baru:

FGPI mendorong pengawalan terhadap demokrasi dan pemerintahan baru hasil Pemilu 2024 untuk mencegah penyalahgunaan wewenang dan mewujudkan cita-cita bangsa.

7. Terima Hasil Pemilu yang Luber dan Jurdil:

FGPI menyerukan agar semua elemen masyarakat menerima hasil Pemilu 2024 yang diupayakan secara optimal untuk Luber dan Jurdil.

8. Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa:

FGPI mendesak para Guru Besar di seluruh Indonesia untuk mengedepankan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan politik elektoral. FGPI mengajak semua pihak untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi keutuhan dan kejayaan NKRI.

Deklarasi Pemilu Damai 2024 ini diharapkan dapat mendinginkan suasana dan membawa perdamaian dalam kontestasi politik mendatang.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JAMAK Desak Kejati Kaltim Bongkar Dugaan Korupsi Insentif Guru, Audit BPD Kaltimtara Jadi Tuntutan

23 Juli 2026 - 15:00 WIB

Hari Bhakti Adhyaksa, Massa Soroti Integritas Kejaksaan dan Penanganan Kasus Eks Jampidsus

22 Juli 2026 - 18:02 WIB

Massa Gelar Aksi Damai di Balikpapan, Sampaikan Empat Aspirasi kepada Kejaksaan Agung

22 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polda Kaltim Perkuat Sinergi Tiga Pilar Bersama Kodam VI/Mulawarman dan Kejati Kaltim

15 Juli 2026 - 12:39 WIB

Kapolres Mahakam Ulu Jalin Silaturahmi dengan Koramil 0912-03/Long Bagun, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

14 Juli 2026 - 18:36 WIB

Kapolres Bontang Jalin Silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Negeri, Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum

14 Juli 2026 - 18:23 WIB

Trending di Berita